Cara meningkatkan testosteron secara alami

testos1

Testosteron merupakan hormon seks pria yang utama. Sebagian besar testosteron dihasilkan oleh testis. Wanita memproduksi testosteron juga, tapi kadarnya pada laki-laki 40 sampai 60 kali lebih besar dibanding wanita. Testosteron menjadikan otot dan organ laki-laki lebih besar daripada wanita. Testosteron mempertahankan karakteristik “jantan” laki-laki sepanjang hidupnya.

Jadi testosteron tentu sangat penting untuk seorang “pria”. Jadi, jika seorang laki-laki belum merasa jantan, mungkin sudah waktunya untuk melakukan cek kadar testosteron.. hahaha…

Konsultasi dengan ahli urologi ? Kunjungi  dokter eko spesialis urologi

testos2

Manfaat Testosteron

Testosteron secara ilmiah telah terbukti:

– Meningkatkan energi mental dan fisik

– Meningkatkan ukuran dan kekuatan otot

– Meningkatkan metabolisme

– Membantu mencegah Alzheimer dan demensia

– Meningkatkan libido dan fungsi ereksi

– Testosteron penting untuk kesehatan tulang, menjaga massa otot, kesehatan mental, dan membantu mencegah osteoporosis

– Testosteron juga baik untuk jantung, membantu kualitas tidur lebih baik, dan dapat meningkatkan mood serta meningkatkan kemampuan untuk berkonsentrasi.

body transformation [Converted]

Terus, bagaimana dong cara ningkatin testosteron???

Niiih 10 cara meningkatkan testosteron secara alami:

  1. Hindari alkohol

Alkohol akan meningkatkan metabolisme dan meningkatkan eliminasi testosteron dari aliran darah dan juga mengurangi produksi testosteron. Menghindari alkohol akan membuat tidur lebih berkualitas serta memungkinkan tubuh secara alami meningkatkan kadar testosteron. Alkohol juga akan mempengaruhi fungsi liver (hati), yang merupakan organ utama yang bertanggung jawab untuk mengatur ketersediaan testosteron bebas dalam tubuh.

  1. Jauhi rokok.

Sudah terlalu banyak penelitian yang menunjukkan bahwa nikotin dan cotinine dalam rokok akan menghambat dan mengurangi produksi testosteron.

  1. Mengkonsumsi makanan yang meningkatkan level testosteron secara alami.

Makan makanan tertentu dapat meningkatkan testosteron pada pria. Buah delima, pisang, kacang-kacangan, sereal (yang berisi asam amino arginin), dan semangka (yang berisi citrulline), dapat meningkatkan testosteron secara alami yang memiliki efek positif pada fungsi ereksi dan kesehatan seksual .

Konsultasi dengan ahli urologi ? Kunjungi  dokter eko spesialis urologi


Mengkonsumsi lemak sehat seperti minyak kelapa dan alpukat, serta sayuran seperti brokoli, kubis, dan kembang kol juga dapat membantu menjaga keseimbangan hormon seks , testosteron dan estrogen. Makanan tinggi lycopene (seperti tomat) adalah makanan alami yang sehat untuk mencegah disfungsi ereksi.

Selain itu, hindari makanan dengan kadar lemak jenuh yang tinggi serta karbohidrat dan roti olahan dalam porsi yang besar. Makanan tersebut akan membuat mengantuk dan meningkatkan kadar gula darah secara cepat dan secara tidak langsung akan dapat mempengaruhi testosteron serta akan membuat merasa malas, kurang energik dan kurang mampu melakukan pekerjaan.

  1. Lakukan kegiatan seksual secara teratur

Melakukan kegiatan seks secara teratur akan membantu meningkatkan kadar testosteron dan juga bermanfaat dalam menurunkan tingkat stres dan lebih memudahkan tidur yang berkualitas (jika melakukan kegiatan seks sebelum tidur).

Kadar testosteron biasanya akan mencapai kadar puncaknya pada pagi hari sehingga saat yang tepat untuk berhubungan seks adalah ketika bangun di pagi hari. Apabila ingin melakukannya setelah seharian bekerja keras, tentu akan lebih sulit untuk mendapatkan mood dan faktor kelelahan serta stres akibat pekerjaan cenderung untuk menurunkan libido.

  1. Tidur yang berkualitas

Tidur yang berkualitas dengan waktu tidur yang cukup, secara signifikan dapat membantu meningkatkan produksi testosteron. Ada banyak cara untuk tidur berkualitas di malam hari termasuk membuat jadwal tidur, mematikan telepon selular atau komputer di kamar tidur, dan membuat suasana sejuk dan temaram di kamar.

Lakukan tidur minimal 7-8 jam secara teratur. Selama fase istirahat, tubuh memproduksi testosteron serta mengisi ulang kebutuhan energi harian. Apabila mempunyai waktu, cobalah menggabungkan waktu tidur siang setiap hari secara teratur. Memang hal itu tidak bisa dilakukan oleh semua orang, tetapi tidur siang dalam waktu 20 menit setiap harinya, juga telah terbukti akan meningkatkan energi dan produktivitas.

  1. Kelola stres dengan baik

Hormon stres, kortisol, akan mem-blok produksi testosteron, sehingga sangat penting untuk mengelola stres dengan baik. Beberapa teknik manajemen stres yang diketahui sangat berguna antara lain dengan membaca kitab suci secara rutin, meditasi, yoga, atau aktivitas yang membuat lebih rileks dan santai atau sempatkan untuk berlibur dengan keluarga atau teman dekat. Berhubungan seks juga dapat menurunkan tingkat stres seperti dijelaskan sebelumnya.

  1. Berolahraga akan meningkatkan produksi testosteron secara alami

Berolahraga secara teratur adalah booster testosteron alami, sehingga sangat penting untuk tetap berolahraga secara teratur.

Pastikan olahraga yang dilakukan termasuk olahraga dengan mengangkat beban, terutama pada otot-otot besar. Penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi beban berat pada otot-otot besar (pinggul dan paha) dapat meningkatkan produksi testosteron jangka pendek.

Tetapi waspadalah, hindari olahraga berat yang dilakukan secara terus-menerus tanpa ada waktu jeda untuk istirahat. Stres yang diakibatkan oleh olahraga dengan intensitas tinggi dapat menyebabkan kelelahan adrenal dan menurunkan kadar testosteron. Jika ingin tetap melakukan olahraga berat secara teratur, lakukan jeda dengan istirahat yang cukup.

  1. Atasi dan hindari obesitas

Obesitas memberikan kontribusi untuk peningkatan produksi estrogen karena sel-sel lemak akan membuat estrogen. Menjaga keseimbangan yang tepat antara estrogen dan testosteron sangat penting untuk kesehatan jantung dan produksi testosteron. Kelebihan estrogen akan menurunkan testosteron dan juga dapat memiliki efek samping yang mengganggu kesehatan dan akan meningkatkan risiko terkena kanker prostat.

  1. Hindari diet tinggi protein

Dengan diet tinggi protein, testis akan menghasilkan lebih sedikit testosteron. Kadar testosteron dapat dijaga dengan mengkonsumsi makanan sehat yang meliputi karbohidrat berkualitas tinggi seperti buah-buahan, sayuran dan biji-bijian dalam diet Anda. Buatlah kadar protein sekitar 25 sampai 30% dari asupan kalori, sisanya adalah lemak sehat (minyak kelapa. alpukat, biji, kacang-kacangan dll), serta biji-bijian karbohidrat berkualitas tinggi dan sayuran.

  1. Hindari minuman dengan botol berbahan kimia seperti BPA dan aluminium.

Bisphenol-A, atau BPA, adalah bahan kimia yang digunakan dalam produk plastik dan kaleng aluminium. Semakin banyak bukti yang menunjukkan bahwa hanya dengan paparan tingkat rendah, BPA dapat mengganggu fungsi hormonal, seksual, dan kesuburan serta meningkatkan risiko kanker prostat. Hindari menggunakan botol plastik air, makanan kalengan, dan wadah plastik untuk makanan.

Konsultasi dengan ahli urologi ? Kunjungi  dokter eko spesialis urologi
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s